Entertainment: Baikkah atau Buruk Bagi Pemuda?

Kini di era zaman sekarang yang serba modern, hiburan kian menjadi lebih bervariatif. Karena semakin meningkatnya hiburan lewat media internet, akhirnya orang-orang lebih condong tertarik mencari hiburan yang ada di gadget, seperti halnya yang terlihat, internet sudah menjadi media hiburan nomor 1 di era zaman ini, Contohnya saja Youtube, dimana siarannya per hari bisa mengalahkan jumlah acara yang ada di TV bahkan di seluruh dunia padahal kita ketahui Bersama bahwa dulu TV menjadi media terpopuler pada zamannya.

Adapun juga dengan aplikasi Facebook, WhatsApp, Instagram, dll menjadi media hiburan dan sarana komunikasi yang sangat fleksibel sehingga sekarang, tak heran jika sebagian orang-orang pada saat bangun tidur lebih memilih membuka handphone terlebih dahulu daripada melihat tayangan di layar kaca televisi. Bahkan tak sedikit juga yang merasakan berat jika sehari saja tidak membuka internet.

Dikutip dari laman “dataindonesia.id”, jumlah pengguna Youtube dari Indonesia menempati posisi ketiga di dunia. Berdasarkan laporan We Are Social, jumlahnya mencapai 127 juta pengguna dengan pangsa pasar sebesar 21,42% per April 2022. Dari sekian survei yang ada, inilah bukti bahwa media internet sudah menjadi seperti “kebutuhan” bagi para penggunanya.

Penggunaan YouTube yang begitu tersebar luas di Indonesia berdampak besar terhadap perubahan budaya, akhlak dan pergaulan masyarakat. Tak sedikit juga  siaran yang bisa memberikan dampak positif misalnya saja pada channel-channel Islami, berisikan materi dakwah, kisah-kisah Nabi, kisah para salafusshalih, dll. Tentu di channel tersebut kita akan bisa banyak mengambil pelajaran baik dari apa yang kita tontonkan. Sayangnya, sedikit yang memilih channel tersebut untuk dijadikan tayangan hiburan di waktu senggang. Kebanyakan lebih memilih channel movie drama, dan channel lainnya yang hanya menjadi hiburan semata, tidak mendatangkan manfaat, justru lebih memunculkan banyak mudharat.

Salah satu contohnya seperti drama Korea, bisa kita lihat maraknya para pecinta boyband Korea seperti BTS, EXO, SEVENTEEN,THE BOYZ, dll. Dan juga dengan, K-POP seperti BLACKPINK, RED VELVET, 5WICE, GIRL’S GENERATION. Menariknya, para fans-fansnya yang bukan hanya berstatus single melainkan bahkan ada yang sampai telah menikah dan berstatus sebagai ibu. Tak heran karena aktor dan aktris dalam drama korea yang tampan dan cantik dambaan orang-orang masa kini.

Selain itu juga drama Korea banyak diminati karena alur yang sesuai dengan perkembangan zaman sekarang salah satu contohnya  yaitu percintaan, yang bikin baper yang mampu menggaet penonton untuk ikut merasakan emosi dalam drama tersebut.

Dikutip dalam laman “doodle.co.id”, Drama Korea membuat para fansnya menjadi ketagihan sampai lupa waktu, dimana drama itu berdurasi bukan 1,2 atau 3 jam, bahkan ada yang sampai menghabiskan waktunya seharian, begadang sampai lupa tidur demi menamatkan episode per episode drama tersebut, hingga menyebabkan juga lalai dalam beribadah, dan kurang dalam bersosialisasi.

Dampaknya juga yang tak sedikit dari para penggemar Korea adalah, begitu  berkeinginan memiliki bentuk tubuh yang langsing seperti yang dimiliki oleh idolanya, menjadi cantik sempurna bahkan jika sampai harus operasi plastik maka semua akan dilaluinya, dan tidak ketinggalan juga dalam meniru-nirukan style K-POP dari idolanya itu. Bahkan yang sudah menikah pun, terkadang kembali merasakan puber kedua, dimana jatuh hati pada idolanya dan yang lebih parahnya ada yang sampai mengkhayal-khayalkan dan susah move on oleh idolanya itu.

Sungguh miris, mengidolakan mereka yang tak mengimani sendiri siapa yang menciptakan mereka. Kita hidup diakhir zaman yang penuh dengan akan fitnahnya, tanpa kita sadari, inilah serangan demi serangan para kaum kafir untuk menjauhkan umat Islam dari agamanya, meski tak sampai mengkafirkan, akan tetapi mereka berhasil memperdayakannya dengan lalai terhadap beribadah kepada Rabbnya, menjadikannya sepele dalam berbuat kemaksiatan, seorang wanita yang begitu dimuliakan oleh agama, tapi karena perbuatannya sendiri yang menjadikannya rendah dengan meniru-niru style orang-orang kafir dalam bermudah-mudahan dalam  mempertontonkan aurat-aurat mereka. Wallahul musta’an..

Ketahuilah sebelum hadirnya mereka dengan bakat-bakat acting yang begitu dianggap sangat sosweet, dari dulu islam telah memberikan solusi terhadap  fenomena-fenomena di atas. Bagaimana adab-adab dan akhlak terhadap keluarga, bagaimana memperlakukan istri, dll. Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Nabi kita, Rasulullah shalallahu alayhi wasallam bersabda :

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِى. رواه الترمذى

Terjemahnya:

“Sebaik-baik kalian adalah (suami) yang paling baik terhadap keluarganya dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.” (Hadits Riwayat Tirmidzi).

Menuntut ilmu dengan kesungguhan, mencari kesibukan yang mendatangkan kebaikan, berteman dengan orang-orang yang shalih, banyak-banyak membaca kisah-kisah para salaf terdahulu, dan senantiasa memohon agar Allah mengistiqomahkan di atas jalan yang lurus ini, dan diselamatkan dari fitnah-fitnah kejam akhir zaman.

Penulis: Andi Lili Kusmalinda (Koordinator Dakwah IPMI Pinrang)



Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *